MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu (18/2/2026) siang mengakibatkan pohon tumbang di Magetan yang menutup total akses jalan utama di dua kecamatan berbeda. Kejadian ini sempat melumpuhkan mobilitas warga di Kecamatan Kartoharjo dan Kecamatan Barat sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Laporan masuk ke Pusdalops-PB pada pukul 13.20 WIB, mencatat dua titik lokasi terdampak signifikan. Titik pertama berada di Jalan Raya Bayem Taman, Kecamatan Kartoharjo, di mana sebuah pohon sengon laut dengan lingkar batang mencapai 150 cm roboh dan menutup 100% badan jalan. Sementara titik kedua terjadi di perbatasan Desa Blaran dan Desa Ngumpul, Kecamatan Barat.
Pihak BPBD Magetan segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) ke lokasi untuk melakukan pembersihan material pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw). Sinergi antara TNI, Polri, PUPR, serta perangkat desa setempat memastikan evakuasi berjalan efektif di tengah cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, S.STP, MH, menjelaskan bahwa prioritas utama petugas adalah membuka kembali akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat sekitar.
“Pukul 13.22 WIB Pusdalops-PB dan TRC-PB BPBD Magetan menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan. BPBD Kabupaten Magetan bersama unsur terlibat melakukan penanganan dengan menggunakan chainsaw dan alat manual. Pukul 15.00 WIB penanganan di beberapa lokasi selesai dilaksanakan, akses jalan kembali normal,” ujar Eka Radityo melalui rilis resmi Pusdalops-PB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam rentetan kejadian ini, dampak pohon tumbang ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Pohon besar yang tumbang di jalur utama berisiko tinggi mencelakai pengguna jalan jika terjadi di jam sibuk.
Eka Radityo juga menekankan agar masyarakat tidak meremehkan kondisi cuaca ekstrem saat sedang berada di luar ruangan.
“BPBD Kabupaten Magetan menghimbau kepada masyarakat untuk waspada saat hujan lebat disertai angin kencang, hindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Jangan berteduh atau melintas di bawah pohon besar, pohon miring, atau ranting yang tampak rapuh. Menjauh dari pohon yang menyentuh atau tertahan kabel listrik karena sangat berbahaya,” tambahnya.
Saat ini, lalu lintas di kedua lokasi tersebut sudah kembali lancar. BPBD meminta warga segera melapor jika menemukan pohon yang mulai miring atau terlihat rapuh guna dilakukan mitigasi pencegahan sebelum terjadi insiden serupa.(*)

