Rabu, Januari 28, 2026

Buy now

spot_img

HPN 2026, Ratusan Wartawan Bakal Ikuti Retret Khusus Bela Negera di Akmil Magelang

JAKARTA (BLOKJATIM.COM) – Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan berpusat di Banten, Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan) menyiapkan agenda spesial bagi insan pers. Sebanyak 200 jurnalis dari seluruh penjuru Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dijadwalkan mengikuti retret khusus bela negara di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Agenda prestisius ini direncanakan berlangsung pada akhir Januari atau awal Februari 2026. Tak tanggung-tanggung, para wartawan akan diterbangkan langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Jawa Tengah menggunakan pesawat angkut berat terbaru milik TNI AU, Airbus A400M.

Kepastian program ini muncul usai audiensi Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama jajarannya dengan Menteri Pertahanan RI, Jenderal Purn. Sjafrie Sjamsoeddin, di Kantor Kemenhan pada Rabu (24/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Akhmad Munir menegaskan bahwa PWI kini telah kembali solid pasca Kongres Persatuan di Cikarang. Ia juga memaparkan rangkaian panjang HPN 2026 yang mencakup Konvensi Nasional Media Massa, seminar, pameran UMKM, hingga lomba karya jurnalistik.

“Insya Allah, nanti pada 9 Februari 2026, PWI bersama-sama konsituten Dewan Pers akan menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten dan mengagendakan Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir. Kami juga sekaligus mengundang Pak Menhan, Pak Sjafrie Sjamsoeddin, untuk berkenan hadir di puncak acara HPN tersebut,” ujar Akhmad Munir.

Munir juga melontarkan gagasan kolaborasi program yang langsung disambut hangat oleh Menhan. “Bila memungkinkan, ada juga kegiatan insan pers, wartawan khususnya, yang bisa berkolaborasi dengan program dan kegiatan Kemenhan di 2026,” tambahnya.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan lampu hijau dan langsung menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi retret di Akmil tersebut.

“Insya Allah, Presiden RI juga akan hadir nanti di HPN 2026 Banten itu. Beliau sangat respek dengan wartawan,” ungkap Menhan.

Terkait kerja sama bela negara bagi wartawan, Menhan mengarahkan agar teknisnya segera disusun. “Boleh saja difasilitasi retret khusus untuk 200 wartawan se-Indonesia, seperti dulu pernah bersama KADIN. Silahkan diatur bersama Kepala Biro Infohan,” tegasnya.

Di sela audiensi, Menhan Sjafrie sempat bernostalgia mengenai kedekatannya dengan dunia pers sejak menjabat sebagai Kapuspen TNI. Ia mengenang masa-masa belajar dari tokoh pers seperti Jakob Oetama dan Sabam Siagian, serta mengagumi keberanian almarhum Rosihan Anwar saat mewawancarai Jenderal Soedirman di medan gerilya.

“Sejak dulu, wartawan, pers, sangat berperan terhadap bangsa ini. Ke depan, juga diharapkan peran pers yang lebih besar lagi,” kata Menhan.

Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol kemitraan strategis antara Kemenhan dan komunitas pers nasional dalam menjaga kedaulatan informasi bangsa.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru