MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Guna memastikan kesiapan internal sebelum terjun ke masyarakat, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Magetan melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin). Razia menyasar seluruh kendaraan operasional maupun pribadi milik anggota Polri dan ASN di lingkungan Polres Magetan, Jumat (30/1/2026).
Pemeriksaan yang berlangsung di area depan Mako Polres Magetan ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Magetan, AKP Eka Herlina. Satu per satu kendaraan diperiksa secara mendetail, mulai dari aspek administrasi seperti SIM dan STNK, hingga standar fisik kendaraan seperti pelat nomor, spion, serta fungsi lampu.
Langkah tegas ini diambil sebagai persiapan menyambut Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 15 Februari mendatang. AKP Eka Herlina menjelaskan bahwa pembenahan internal adalah syarat mutlak sebelum polisi melakukan penertiban di jalan raya.
“Petugas kepolisian harus bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam hal ketaatan dan ketertiban berlalu lintas. Kepolisian harus memberikan contoh kedisiplinan terlebih dahulu sebelum menegakkan aturan kepada masyarakat,” tegas AKP Eka Herlina.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga citra institusi di tengah arus informasi yang sangat terbuka saat ini.
“Masyarakat kini semakin kritis. Oleh karena itu, kita harus lebih dahulu tertib sebelum meminta masyarakat untuk tertib,” lanjutnya.
Selain pengecekan fisik kendaraan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan personel agar menjauhi perilaku menyimpang yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Saya mengajak seluruh personel untuk berkomitmen menjaga integritas, tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat. Mari kita wujudkan Polri yang PRESISI untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.
Melalui razia ini, Polres Magetan berharap dapat mencetak personel yang tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang nyata bagi warga Magetan.(*)

