Senin, Februari 16, 2026

Buy now

spot_img

Sinergi Madrasah dan Masyarakat, Milad ke-59 MIN 2 Magetan Dorong Indeks Literasi Daerah

MAGETAN (BLOMJATIM.COM) – Puncak perayaan Milad ke-59 MIN 2 Magetan berhasil menciptakan efek domino bagi masyarakat luas, mulai dari peningkatan geliat ekonomi lokal hingga peluncuran buku antologi karya orang tua siswa yang memperkuat ekosistem literasi madrasah. Melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai elemen, institusi pendidikan ini bertransformasi menjadi pusat pengembangan kompetensi publik dan penguatan karakter keluarga di wilayah Kabupaten Magetan.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan dalam dunia pendidikan dasar, di mana sekolah tidak lagi berdiri eksklusif, melainkan menjadi motor penggerak sosial. Kehadiran buku berjudul “Jejak Cinta di Bangku Madrasah” yang ditulis langsung oleh para wali murid menjadi bukti nyata bahwa budaya membaca dan menulis mulai mengakar kuat di lingkungan keluarga.

Plt Kepala MIN 2 Magetan, Miftahul Huda, S.Ag, M.Pd.I, bersama Team Pengembang Madrasah (TPM) menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari visi besar sekolah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Gebyar Milad ke-59 ini menjadi bukti komitmen MIN 2 Magetan dalam menghadirkan pendidikan yang berprestasi, religius, dan literatif,” ujar Miftahul Huda, Minggu (16/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sepekan ini tidak hanya fokus pada perlombaan siswa RA/TK se-Distrik Kawedanan, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas SDM melalui workshop mendongeng bagi guru-guru anak usia dini. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam pola pengajaran kreatif di tingkat akar rumput.

Selain aspek edukasi, dampak ekonomi terasa nyata melalui gelaran jalan sehat yang diikuti ribuan warga. Kehadiran massa dalam jumlah besar secara otomatis menghidupkan pelaku UMKM di sekitar lingkungan madrasah. Sektor spiritual pun tidak luput dari perhatian melalui kegiatan Sima’an Al-Qur’an bersama wali murid, yang bertujuan memperkokoh fondasi karakter di tengah tantangan zaman.

Miftahul Huda menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara ini telah dirancang untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan. Beliau menyebutkan bahwa kegiatan ini sukses karena adanya “kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat umum.”(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru