Minggu, Februari 22, 2026

Buy now

spot_img

Diduga Fasilitasi Balap Lari Liar, Pemilik Angkringan di Sugihwaras Maospati Dipanggil Polisi

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Fenomena balap lari liar yang menutup jalan protokol Maospati–Magetan berakhir di kantor polisi. Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, bertindak tegas dengan memanggil IA, pemilik usaha yang diduga kuat memfasilitasi kegiatan ilegal tersebut pada Minggu pagi (22/2/2026).

Aksi balap lari yang berlangsung Sabtu malam (21/2/2026) di Desa Sugihwaras itu sebelumnya viral di media sosial. Kerumunan massa yang memadati badan jalan dianggap merampas hak pengguna jalan dan mengganggu Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam proses klarifikasi di Mapolsek Maospati, IA selaku pemilik usaha angkringan/kafe mengakui bahwa tempatnya menjadi titik kumpul sekaligus fasilitator lomba lari yang menutup akses jalan utama tersebut.

“Mohon maaf kepada masyarakat dan kepolisian atas kegiatan lomba lari tersebut. Saya mengakui kelalaian ini dan berjanji tidak akan mengulangi atau memfasilitasi kegiatan serupa di kemudian hari,” ujar IA di hadapan petugas.

Kapolsek Maospati menegaskan bahwa langkah pemanggilan ini adalah bentuk pembinaan sekaligus peringatan keras bagi pelaku usaha lainnya agar tidak menyalahgunakan fasilitas publik untuk kepentingan kelompok tertentu.

AKP Vista menjelaskan bahwa kehadiran massa dalam jumlah besar di jalan raya bukan sekadar hiburan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan publik dan kelancaran arus distribusi barang.

“Kami menerima banyak laporan keresahan warga. Jalan raya adalah fasilitas umum, bukan arena lomba. Kami berikan teguran keras kepada pemilik usaha agar tidak lagi memberi ruang bagi aktivitas yang membahayakan nyawa dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas AKP Vista.

Menjelang bulan suci Ramadhan, pihak kepolisian meminta masyarakat khususnya pemuda untuk meninggalkan aktivitas jalanan yang berisiko. Masyarakat diajak memperbanyak kegiatan sosial dan keagamaan.

Polres Magetan akan meningkatkan intensitas patroli guna memastikan wilayah Maospati tetap kondusif. Selain itu, kepolisian juga tidak akan segan membubarkan kembali aksi serupa jika ditemukan di titik lain.

Langkah persuasif ini diharapkan menjadi efek jera, sehingga ketertiban umum di wilayah Magetan tetap terjaga selama bulan puasa.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru