MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Pemerintah Kabupaten Magetan terus menunjukkan komitmen serius dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Melalui aksi nyata bertajuk “Si Hijau” (Aksi Penghijauan), sebanyak 1.500 personel yang terdiri dari ASN dan PPPK melakukan penanaman massal di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eco Bamboo Park, Rabu (24/12/2025).
Suasana hijau menyelimuti kawasan tersebut saat ribuan peserta yang terdiri dari, ASN baru naik pangkat, PPPK Tahap II, PPPK Paruh Waktu, hingga anggota Pramuka bersatu melakukan penanaman serentak di lahan seluas 18,5 hektar tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Muchllisun, menjelaskan bahwa momentum musim penghujan ini dimanfaatkan untuk mempercepat pemenuhan masterplan penghijauan kota. Menurutnya, keterlibatan ASN menjadi motor penggerak sekaligus edukasi bagi masyarakat luas.
“Kita sedang melaksanakan ‘Si Hijau’. Ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah konkret mengatasi permasalahan perubahan iklim, kekeringan, hingga banjir. Kita mulai dari ASN dan elemen lainnya untuk menanam lebih dari 2.000 bibit hari ini,” ujar Muchllisun di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, Muchllisun merinci bahwa Eco Bamboo Park dirancang dengan konsep tematik. Dari target 103 jenis bambu, saat ini telah tertanam lebih dari 60 jenis. Tak hanya bambu, penghijauan juga akan merambah ke kawasan lain.
“Selain di sini, penanaman juga menyasar Hutan Trembesi, Hutan Kota Fikus, hingga penanaman pohon asam di pinggir jalan. Kami ingin mewujudkan pagar hidup di hutan kota menggunakan jenis bambu pagar,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Magetan, Asisten Administrasi Umum Setdakab Magetan, Suci Lestari, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif para aparatur negara. Ia menekankan bahwa pemilihan bambu sebagai tanaman utama di RTH ini memiliki nilai strategis secara ekologis.
“Tanaman bambu memiliki manfaat luar biasa. Selain penyerap karbon yang sangat efektif, bambu mampu mencegah erosi dan menyimpan air tanah dengan sangat baik,” jelas Suci.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Magetan mendukung target nasional dalam meningkatkan luasan hutan bambu sebagai solusi alami mengurangi emisi karbon.
“Kami berharap langkah ini menjadi edukasi bagi warga untuk semakin mencintai dan merawat lingkungan dengan cara menanam,” imbuhnya.
Dengan adanya aksi ini, Eco Bamboo Park diharapkan tidak hanya menjadi ruang publik yang asri, tetapi juga menjadi benteng ekologis yang menjaga keseimbangan alam di Kabupaten Magetan bagi generasi mendatang.(dng/red)

