Sabtu, April 4, 2026

Buy now

spot_img

Awali Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Magetan Tarawih dan Salurkan Zakat Fitrah di Masjid Taqwa Parang

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Mengawali rangkaian bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Safari Ramadhan perdana yang difokuskan untuk memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pelestarian warisan sejarah Islam.

Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Taqwa, Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, pada Selasa (04/03/2026), dengan pembagian zakat fitrah secara simbolis guna memastikan jaring pengaman sosial bagi warga di wilayah eks Distrik Magetan.

Pilihan lokasi Safari Ramadhan kali ini memiliki makna mendalam bagi identitas budaya masyarakat setempat. Masjid Taqwa bukan sekadar tempat ibadah, melainkan situs bersejarah peninggalan era perjuangan Pangeran Diponegoro yang kini berada di bawah perlindungan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan untuk mengajak warga menjaga aset sejarah yang menjadi kebanggaan daerah.

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M kepada seluruh masyarakat, khususnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang. Semoga kita semua senantiasa mendapatkan keberkahan dan keridhaan Allah SWT,” tutur Bupati Nanik dalam sambutannya.

Safari Ramadhan pertandingan jajaran Forkopimda Magetan di Masjid Taqwa Parang.(Blokjatim.com/Ist)

Bupati juga secara khusus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keaslian dan kelestarian Masjid Taqwa sebagai warisan sejarah yang bernilai tinggi bagi generasi mendatang.

Selain dimensi spiritual, kegiatan ini membawa dampak langsung bagi ketahanan pangan masyarakat. Penyerahan simbolis beras zakat fitrah dilakukan kepada para Camat di wilayah eks Distrik Magetan, meliputi Kecamatan Magetan, Panekan, Plaosan, Parang, Sidorejo dan Ngariboyo.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan kepada warga yang membutuhkan di awal bulan Ramadhan, sehingga kekhusyukan ibadah tidak terganggu oleh persoalan kebutuhan pokok.

Ketua MUI Kabupaten Magetan, KH. Ahmad Fathoni, dalam tausiahnya memberikan penguatan mental bagi jamaah. Ia mengingatkan bahwa meskipun ibadah puasa merupakan tantangan fisik, namun manfaat spiritualnya jauh melampaui rasa lapar tersebut.

“Di bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, sehingga momentum ini hendaknya tidak disia-siakan,” pesan KH. Ahmad Fathoni.

Senada dengan hal tersebut, Takmir Masjid Taqwa, Romelan, menegaskan komitmen warga untuk terus menjadikan masjid sebagai pusat syiar Islam sekaligus menjaga marwah sejarah yang melekat pada bangunan tersebut.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan Kepala OPD ini diakhiri dengan shalat Tarawih berjamaah, menandai dimulainya sinergi antara umaro (pemerintah) dan ulama dalam mengawal ketenteraman masyarakat Magetan selama bulan suci.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru