MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Ketenangan warga di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan terusik oleh munculnya seekor ular sanca kembang di permukiman warga pada Sabtu (3/1/2026) pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magetan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Peristiwa ini terjadi di warung milik Mbok Sani, yang terletak di RT 09 RW 01, Desa Milangasri. Keberadaan reptil bercorak batik tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui sambungan telepon WhatsApp pada pukul 07.50 WIB karena dianggap meresahkan.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP dan Damkar Magetan, Ali Sukamto, dalam rilis resminya menjelaskan kronologi penanganan tersebut.
“Kami menerima laporan masuk pukul 07.50 WIB terkait adanya ular piton atau sanca kembang di rumah Mbok Sani. Segera setelah itu, Regu 1 Damkar bersama petugas atas nama Dovi kami berangkatkan menggunakan satu unit mobil rescue menuju lokasi,” ujarnya.
Menempuh jarak sekitar 5,2 kilometer, tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.58 WIB. Setibanya di sana, petugas mendapati ular sanca dengan panjang sekitar 80 sentimeter dan diameter kurang lebih 5 sentimeter sedang bersembunyi diatas, melilit kayu dibawah genting.
Dengan menggunakan alat penjepit (stik ular) dan perlengkapan pendukung lainnya, petugas berhasil mengamankan ular berwarna cokelat bercorak hitam tersebut hanya dalam hitungan menit.
“Proses evakuasi dilakukan dengan sigap sehingga ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil. Saat ini situasi di lokasi sudah dinyatakan aman dan terkendali,” lanjut Ali.
Ali Sukamto menegaskan bahwa penanganan satwa liar ini merupakan bagian dari komitmen Damkar Kabupaten Magetan dalam memberikan layanan penyelamatan non-kebakaran (rescue). Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan warga dari potensi bahaya di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini adalah bentuk respons cepat kami terhadap laporan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan situasi serupa yang mengancam keamanan,” tutupnya.(*)

