MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Nuansa kekeluargaan dan semangat berbagi mewarnai acara Halal Bihalal serta Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Belotan, Ranting Bendo, Cabang Magetan. Acara yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) ini menjadi momentum penguatan persaudaraan sekaligus komitmen organisasi dalam menjaga kondusivitas daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PSHT Rayon Belotan, S. Agus Triyono, S.Pd., M.Si., M.H., menekankan bahwa agenda tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata pengabdian masyarakat. Ia menegaskan dukungan penuh keluarga besar PSHT terhadap program kerja Pemerintah Desa Belotan serta Pemerintah Kabupaten Magetan.
“Keluarga besar PSHT Rayon Belotan sangat mendukung program-program Mbah Lurah di Desa Belotan dan juga program Bunda selaku Bupati Magetan. Mari kita satukan tekad untuk memperkokoh ukhuwah dan memberi kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar Agus Triyono di hadapan para warga dan siswa.
Beliau juga berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga keamanan dan ketertiban. “Jaga keamanan situasi yang kondusif. Tunjukkan bahwa Rayon Belotan tetap bisa menjaga keamanan dan selalu kompak di mana pun berada,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PSHT Cabang Magetan, Drs. Nanang Budi Setyaji, M.Pd., memberikan orasi yang menyejukkan terkait pentingnya kerukunan antarperguruan silat. Beliau mengingatkan bahwa eksistensi organisasi sangat bergantung pada ketaatan terhadap aturan pemerintah dan kebermanfaatan di masyarakat.
Nanang menggarisbawahi sejarah besar pencak silat di Magetan, di mana SH Terate dan SH Winongo sejatinya memiliki akar keilmuan yang searah dari Eyang Suro Diwiryo serta semangat patriotisme dari Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
“Magetan memiliki slogan ‘Magetan Kumandang’. Syarat untuk mewujudkannya adalah semua harus rukun dan bersatu. Kita tidak boleh membeda-bedakan antarperguruan,” tegas Nanang.
Ia juga mengajak seluruh hadirin menggelorakan semboyan IPSI Magetan: “Pencak Silat! Sing Akur Kabeh Sedulur!”
Selain menjadi ajang silaturahmi dalam rangka Idul Fitri 1447 H, acara ini diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu di wilayah sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban sesama dan menjadi bukti bahwa PSHT hadir untuk menebar kasih sayang dan kemanusiaan.
Acara Halal Bihalal ditutup dengan hiburan orkes dangdut Republik Metro yang mampu membuat ribuan anggota PSHT bergoyang. Melalui kegiatan ini, PSHT Rayon Belotan membuktikan diri sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada olah kanuragan, tetapi juga pada penguatan mental spiritual dan harmoni sosial di tengah masyarakat Magetan.(ton/red)

