Kamis, April 16, 2026

Buy now

spot_img

PKB Magetan Gelar Muscab 2026, Siapkan Estafet Kepemimpinan Lewat Seleksi Ketat

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (4/4/2026). Agenda ini menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus menjadi pijakan awal konsolidasi organisasi untuk periode 2026–2031.

Musyawarah yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Magetan, pimpinan partai politik lintas fraksi, serta perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) dari seluruh pelosok kabupaten.

Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, menekankan bahwa penentuan nahkoda baru PKB di Magetan tidak dilakukan secara instan. Partai menerapkan standar organisasi yang ketat untuk memastikan pemimpin terpilih memiliki kapasitas mumpuni.

“Prosesnya melalui tahapan yang matang. Usulan dari DPAC akan dibahas dalam pleno, kemudian ada tahap pra-UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan), uji kompetensi, hingga psikotes,” jelas Suratno.

Ia juga menambahkan bahwa siapapun yang terpilih nantinya wajib tegak lurus dengan arahan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) maupun Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Dalam pidatonya, Suratno yang didampingi Ketua Dewan Syuro, K.H. Mansyur, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus yang telah mengabdi selama lima tahun terakhir. Ia berharap estafet kepemimpinan ini tetap mengedepankan semangat persatuan.

“Kami berterima kasih atas dedikasi seluruh jajaran. Siapapun yang memimpin PKB Magetan ke depan harus kita dukung penuh agar partai tetap konsisten membawa keadilan dan kemajuan bagi masyarakat,” tuturnya.

Hadir mewakili DPW PKB Jawa Timur, Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Muhammad Ashari, menegaskan bahwa Muscab serentak ini adalah langkah strategis penguatan organisasi di seluruh wilayah Jawa Timur.

Ashari mengingatkan para kader bahwa keberadaan PKB harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh konstituen, bukan sekadar simbol di surat suara.

“PKB tidak boleh hanya hadir saat pemilu. Kita harus menjadi institusi layanan politik yang mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat melalui kerja politik yang nyata,” tegas Ashari.

Dalam penjaringan oleh internal Partai, muncul beberapa nama yang dinilai mampu menjadi ketua DPC PKB Magetan. Beberapa nama ini adalah Agus Dwi Wibowo, Suratno, Riyin Nur Asiyah, Kelvin Kusuma Wardana, dan Andri Wahyu Utomo.

Siapapun yang terpilih nantinya, yang jelas melalui Muscab ini, PKB Magetan ditargetkan menjadi organisasi yang lebih solid, memperkuat basis akar rumput, serta meningkatkan kontribusi aktif dalam pembangunan daerah di masa mendatang.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru