Rabu, Januari 28, 2026

Buy now

spot_img

Dramatis! Damkar Magetan Lepas Ring Baut di Jari Siswa SDN Kerang Takeran

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Pagi kemarin, Jumat (9/1/2026), suasana di SDN Kerang, Kecamatan Takeran, mendadak berubah tegang. Bukan karena ujian atau latihan fisik, melainkan karena sebuah benda logam kecil yang “mengunci” jari tengah tangan kanan salah satu siswanya, Azzril Rahardika Al Fariq.

Sebuah ring baut yang entah bagaimana ceritanya, tersangkut dan enggan lepas. Semakin lama dibiarkan, logam dingin itu mulai mengancam sirkulasi darah di jari Azzril. Rasa nyeri mulai muncul, dibayangi risiko pembengkakan yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani secara medis maupun teknis.

Laporan darurat masuk ke markas Damkar Magetan pada pukul 09.15 WIB. Tanpa membuang waktu, Tim Rescue Regu 4 diterjunkan ke lokasi. Setibanya di sekolah, petugas mendapati Azzril dalam kondisi cemas. Pemeriksaan awal dilakukan dengan seksama untuk memastikan jari sang siswa belum mengalami luka serius.

Operasi “senyap” pun dimulai. Di bawah tatapan khawatir orang-orang di sekitar, petugas mengeluarkan “senjata” andalan mereka, yakni tang potong dan gerinda kecil. Ini bukan pekerjaan kasar. Petugas harus mengandalkan ketenangan tangan dan akurasi tinggi. Suara desing mesin gerinda mini memecah keheningan saat mata pisau logamnya mulai mengikis ring baut tersebut milimeter demi milimeter.

Setiap gerakan dilakukan dengan sangat hati-hati agar panas dari gesekan gerinda tidak membakar kulit korban. Berkat ketangkasan tim, suara ‘klik’ pelan menandakan ring baut telah terpotong, menjadi bunyi paling melegakan bagi Azzril pagi itu.

Keberhasilan evakuasi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan bukti kehadiran negara melalui tangan-tangan terampil petugas pemadam kebakaran. Kabid Pemadam Kebakaran, Satpol PP dan Damkar Magetan, Ali Sukamto, menjelaskan bahwa peran instansinya kini memang jauh lebih luas dari sekadar menjinakkan api.

“Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan kembali melaksanakan kegiatan penyelamatan non kebakaran dengan melakukan evakuasi pelepasan ring baut yang tersangkut di jari tengah tangan kanan seorang siswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian darurat lainnya,” ujarnya.

Kini, Azzril bisa kembali beraktivitas dengan tenang. Baginya dan para siswa di SDN Kerang, petugas Damkar hari itu bukan hanya pemadam api, melainkan pahlawan yang membebaskan jemarinya dari jepitan logam yang menyiksa.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru