MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-53 dengan penuh khidmat. Acara yang dipusatkan di kantor DPC tersebut menjadi simbol semangat baru di bawah kepemimpinan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa.
Meski rencana upacara bendera dialihkan menjadi prosesi pemotongan tumpeng akibat faktor cuaca, suasana syukur tetap menyelimuti seluruh kader yang hadir. Ketua Panitia HUT, Joko Suyono, yang memberikan keterangan mewakili Diana Sasa, menegaskan bahwa momentum ini adalah tanda dimulainya era baru organisasi PDI Perjuangan di Magetan.
Dalam keterangannya, Joko Suyono menyampaikan pesan dari Ketua DPC bahwa kantor PDI Perjuangan Magetan kini telah berbenah dan resmi menjadi “Gedung Rakyat”.
“Di bawah komando Mbak Diana Sasa, kita berbenah. Gedung ini adalah gedung rakyat, siapapun bisa menggunakan. Fasilitas seperti mushola dan ruangan-ruangan sudah diperbaiki agar lebih representatif untuk kepentingan bersama,” ujar Joko.
Menatap masa depan, PDI Perjuangan Magetan secara terbuka menyatakan fokusnya untuk melakukan regenerasi kepemimpinan. Strategi utama partai ke depan adalah merangkul kelompok muda.
Seperti menyiapkan kader termuda agar menjadi sosok yang progresif dan revolusioner. Fokus utama pada Gen-Z dan generasi milenial di wilayah Magetan. Dan memberikan pemahaman bahwa politik memerlukan roda yang terus berputar melalui tangan anak muda.
Sebagai partai yang dikenal dengan sebutan “Partai Wong Cilik”, DPC PDI Perjuangan Magetan juga menggelar aksi donor darah yang terbuka untuk umum. Selain itu, penguatan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) menjadi prioritas kerja sosial partai.
“Kami berencana menambah unit Baguna beserta personelnya untuk membantu masyarakat Magetan. Kami ingin merasakan apa yang dirasakan rakyat, termasuk hadir saat terjadi bencana atau kesulitan,” tambah Joko Suyono.
Terkait peta politik daerah, Joko tidak menampik adanya dinamika naik-turunnya perolehan kursi di DPRD Magetan. Dari kejayaan 21 kursi hingga sempat menyentuh angka 6 kursi pada periode terakhir, PDI Perjuangan Magetan kini memasang target tinggi.
“Kami akan bekerja keras merebut kembali kursi yang hilang. Dengan prinsip gotong royong antar kader dan elemen masyarakat yang sehaluan, kami optimis PDI Perjuangan akan kembali bangkit di Magetan,” tutupnya.(*)

