Kamis, Januari 29, 2026

Buy now

spot_img

Pohon Raksasa Roboh Dini Hari, Jalan Tembus Sarangan Sempat Lumpuh Total

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Akses utama yang menghubungkan Tawangmangu dan Plaosan sempat lumpuh total pada Senin (12/1/2026) dini hari. Sebuah pohon tua jenis Pasang dengan diameter mencapai 155 cm tumbang dan melintang di tengah jalan, tepatnya di kawasan Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini dipicu oleh angin kencang yang melanda wilayah pegunungan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Mengingat posisinya yang menutup 100 persen badan jalan, arus lalu lintas di jalur wisata tersebut sempat terhenti sepenuhnya.

Mendapat laporan dari warga, Unit SPKT Polsek Plaosan bergerak cepat menuju titik koordinat lokasi di lahan Perhutani. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, S.H., petugas kepolisian bersama BPBD Kabupaten Magetan dan warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan menggunakan gergaji mesin dan peralatan evakuasi lainnya.

Kondisi medan yang berada di tebing rimbun tidak menyurutkan petugas untuk segera membuka kembali akses jalan. Setelah hampir dua jam berjibaku, jalur tersebut akhirnya berhasil dibersihkan dan kembali normal pada pukul 05.12 WIB.

Beruntung, meski ukuran pohon yang tumbang tergolong raksasa, tidak ada kendaraan yang melintas saat kejadian sehingga korban jiwa berhasil nihil.

“Alhamdulillah, dalam kejadian pohon tumbang ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi. Penanganan dapat dilakukan dengan cepat berkat kerja sama yang baik antara Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat,” ujar AKP Agus Budi Witarno.

Mengingat cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Magetan, pihak kepolisian meminta para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur pegunungan yang rawan longsor dan pohon tumbang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Plaosan Magetan dan jalur tembus Sarangan, agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana alam seperti pohon tumbang, tanah longsor, maupun angin kencang, terutama saat cuaca ekstrem,” terang AKP Agus.

Usai pohon berhasil dievakuasi, jalan Raya Tawangmangu–Plaosan sudah dapat dilalui kendaraan secara normal dari kedua arah. Namun, masyarakat tetap diminta waspada saat melintasi area rimbun Perhutani, terutama pada malam hari atau saat hujan turun.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru