Rabu, Januari 28, 2026

Buy now

spot_img

Dampak Longsor, Jalan Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup Sementara

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengambil langkah cepat pasca insiden longsornya bibir jalan di kawasan wisata Telaga Sarangan yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026). Akses jalan di sisi selatan telaga yang terdampak longsor kini ditutup total untuk menjamin keamanan pengunjung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menegaskan bahwa penutupan hanya dilakukan pada titik rawan longsor, sementara aktivitas pariwisata secara umum masih tetap beroperasi.

“Sementara yang bisa kami lakukan adalah menutup jalan sisi selatan di lokasi yang terjadi longsor. Ruas yang longsor kami tutup dari arah timur dan barat. Wisata tetap berjalan,” ujar Welly.

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Magetan, dampak longsor ternyata lebih besar dari perkiraan awal. Sebanyak delapan unit sepeda motor sempat terseret material longsor ke arah tebing telaga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa selain kendaraan, terdapat tiga orang wisatawan yang nyaris menjadi korban saat sedang berswafoto di lokasi kejadian.

Seluruh armada motor yang terdampak telah berhasil diangkat kembali ke permukaan. “Semua kendaraan berhasil dievakuasi sebanyak 8 motor. Evakuasi selesai pukul 16.53 WIB, seluruh kendaraan telah diserahkan kepada pemilik,” tambahnya.

Dengan adanya peristiwa ini, Pemkab Magetan tidak ingin mengambil risiko lebih lanjut mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu longsor susulan. Hari ini, Minggu (18/1/2026), jajaran internal Pemkab Magetan dijadwalkan menggelar rapat koordinasi darurat.

Rapat tersebut akan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, untuk menentukan langkah mitigasi jangka panjang dan perbaikan infrastruktur di area terdalam Telaga Sarangan.

“Hari ini akan dilakukan rapat evaluasi yang akan dipimpin langsung oleh Ibu Bupati untuk mengambil langkah selanjutnya pasca kejadian kemarin,” jelas Cahaya.

Saat ini, petugas gabungan dan relawan masih berjaga di sekitar lokasi penutupan jalan untuk mengarahkan para wisatawan ke jalur yang lebih aman.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru