Jumat, Mei 1, 2026

Buy now

spot_img

Tiga Kandidat Kuat Muncul di Muscab PKB Magetan, Penentuan Ketua Lewat Uji Kompetensi Kelayakan

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Titik terang kepemimpinan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan untuk periode 2026–2031 mulai nampak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Joglo Kondang Ayem pada Sabtu (4/4/2026), forum resmi tersebut berhasil mengerucutkan tiga nama kandidat calon ketua.

Ketiga nama yang mencuat ke permukaan adalah Suratno, Agus Dwi Wibowo, dan Riyin Nur Asiyah. Munculnya ketiga sosok ini menyaring bursa pencalonan yang sebelumnya sempat diramaikan oleh lima figur potensial di internal partai berlambang bola dunia tersebut.

Menariknya, Muscab ini tidak hanya menjadi ajang internal. Kehadiran jajaran pimpinan partai politik lain seperti PDIP, Demokrat, Golkar, PAN, PKS, NasDem, hingga Gerindra memberikan sinyal kuat adanya komunikasi lintas partai yang harmonis di Magetan.

Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, menyatakan bahwa Muscab kali ini merupakan momentum transisi kepemimpinan sekaligus laporan pertanggungjawaban masa bakti 2021–2026. Ia menekankan bahwa seluruh proses penjaringan dilakukan dengan mengedepankan musyawarah mufakat.

“Siapapun yang nanti terpilih menjadi pemimpin, itu adalah hasil dari proses bersama. Kami tegak lurus mengikuti mekanisme, mulai dari usulan PAC hingga tahapan seleksi di tingkat pusat,” ujar Suratno di sela-sela kegiatan.

Suratno menambahkan, tantangan pemimpin PKB Magetan ke depan adalah kemampuan untuk merangkul elemen struktural maupun non-struktural. Hal ini mencakup sinergi dengan badan otonom (banom), tokoh lintas agama, hingga lingkungan pesantren.

“PKB harus tetap terbuka dan diterima semua golongan. Kami membawa semangat pluralisme dan kebersamaan untuk kemajuan masyarakat Magetan,” imbuhnya. Selain itu, ia menegaskan komitmen PKB untuk terus mengawal program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Meski tiga nama telah mengantongi dukungan, langkah mereka menuju kursi ketua masih panjang. Perwakilan DPP PKB, Rivqy Abdul Halim, yang akrab disapa Gus Rivqy, menjelaskan bahwa seluruh kandidat wajib menempuh Uji Kompetensi Kelayakan (UKK).

“Tahapan seleksi sangat ketat. Tahap pertama akan dilaksanakan di perguruan tinggi negeri di Malang, kemudian berlanjut ke tahap kedua di tingkat DPP,” ungkap Gus Rivqy.

Penetapan ketua terpilih dijadwalkan akan dilakukan melalui seremoni resmi pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB.

“Setelah seluruh rangkaian proses rampung, calon terpilih akan dilantik pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan momentum harlah partai,” pungkasnya.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru