Senin, April 20, 2026

Buy now

spot_img

Di Forum Pawitandirogo, Bunda Nanik Paparkan Pembangunan Sirkuit Balap dan Pengembangan Wisata Sarangan

JAKARTA (BLOKJATIM.COM) – Momentum Halal Bihalal Pawitandirogo 2026 menjadi panggung strategis bagi percepatan pembangunan di wilayah eks-Karesidenan Madiun. Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Persada Purnawira, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (19/04/2026), kolaborasi antara Paguyuban Pawitandirogo dan Pemerintah Kabupaten Magetan berhasil menyatukan ribuan diaspora dalam semangat membangun daerah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang hadir dalam acara bertema “Sinergi Pawitandirogo untuk Indonesia Maju” tersebut, menekankan pentingnya konektivitas antarwilayah. Menurutnya, potensi besar di Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo hanya bisa dioptimalkan melalui integrasi infrastruktur yang kuat.

Di tengah suasana kekeluargaan, AHY juga memberikan catatan penting mengenai situasi geopolitik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas nasional.

“Dunia saat ini penuh ketidakpastian. Kita harus siap menghadapi berbagai skenario agar ekonomi Indonesia tetap terjaga. Jika kondisi stabil, sektor perdagangan, energi, dan komunikasi akan bergerak positif hingga ke tingkat masyarakat,” ujar AHY.

Lebih lanjut, Menko AHY mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk menghidupkan kembali jalur kereta api di wilayah Mataraman. Langkah ini diyakini akan menjadi urat nadi baru bagi transportasi dan penggerak utama ekonomi kerakyatan.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Pemkab Magetan memanfaatkan forum ini untuk membedah potensi investasi di kaki Gunung Lawu. Bupati Magetan, Hj. Nanik Endang Rusminiarti, memaparkan komitmennya dalam mempercepat proyek strategis, termasuk pengembangan kawasan wisata Sarangan.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi para investor dan diaspora Magetan untuk berkontribusi. Fokus kami adalah mempercepat infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang wisata agar aksesibilitas semakin mudah,” tutur Bupati Nanik.

Salah satu terobosan yang mencuri perhatian adalah rencana pembangunan sirkuit balap otomotif dan pusat pelatihan nasional di Magetan. Selain itu, Pemkab terus melobi pemerintah pusat guna merealisasikan pembangunan exit tol di Kecamatan Kartoharjo untuk memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami berkomitmen menjadikan Magetan sebagai kawasan kompetitif. Melalui koordinasi lintas kementerian, kami berharap sektor wisata dan infrastruktur pendukungnya menjadi prioritas nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pawitandirogo, Susiwijono Moegiarso, mengapresiasi antusiasme warga perantauan. Ia berharap forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan motor penggerak pembangunan ekonomi di kampung halaman melalui pemanfaatan sumber daya daerah yang lebih optimal.(ton/red).

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru