MAGETAN (Blokjatim.com) – Mengangkat tema kearifan lokal yang ada di Kelurahan Sukowinangun, Pemerintah Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, segera melaunching batik khas Kelurahan Sukowinangun yang diberi nama Batik Suko.
Batik Suko di Kelurahan Sukowinangun ini menggambarkan adanya industri lempeng yang sudah ada sejak dahulu kala di Kelurahan Sukowinangun.
“Motifnya ada 3, yakni motif lempeng, punten dan gendong. Ini lahir dari tradisi masyarakat, terutama dari keberadaan industri kerupuk lempeng yang menjadi ciri khas Sukowinangun,” ujarnya.
Sesuai rencana, launching batik Suko ini akan digelar pada tanggal 28 Juni 2025, yang dipadukan dengan berbagai acara menarik lainnya.
Mulai dari lomba fashion show yang diikuti oleh 31 peserta dari 25 RT, terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA. Acara juga akan di merahkan dengan hiburan musik dari kalangan pemuda Magak serta di ramaikan dengan adanya stand-stand UMKM lokal yang menampilkan produk unggulan warga Kelurahan Sukowinangun.
“Setiap Sabtu dan Minggu, tempat produksi batik kami selalu aktif. Ini bukan hanya wacana, tapi benar-benar ada aksi nyata dari masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu,melalui berbagai acara ini Pemerintah Kelurahan juga akan melibatkan Karang Taruna dalam proses promosi dan pemasaran melalui media sosial, serta mendorong para Ketua RT untuk aktif mendukung gerakan mencintai produk lokal, termasuk mengenakan dan membeli batik buatan warga sendiri.
“Ini bukan sekadar launching seremonial, tapi gerakan bersama membangun ekonomi dan budaya lokal. Harapannya, Batik Suko bisa dikenal luas dan menjadi kebanggaan warga Sukowinangun,” tutupnya.(ton/*)

