Minggu, Maret 1, 2026

Buy now

spot_img

Ribuan Santri Temboro Mudik, Polres Magetan Perketat Kelayakan Bus dan Kesehatan Sopir

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Keamanan ribuan santri yang melintasi jalur darat menuju berbagai wilayah di Indonesia menjadi fokus utama otoritas keamanan di Magetan. Guna mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas yang berdampak pada masyarakat luas, Polres Magetan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi mendadak (ramp check) dan pemeriksaan kesehatan sopir bus di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Sabtu (28/2/2026).

Langkah preventif ini diambil menyusul keberangkatan sekitar 4.000 santri yang menggunakan 80 armada bus dalam rangka libur Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Pengawasan ketat pada armada transportasi massal ini dinilai krusial untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Magetan dan sekitarnya.

Pemeriksaan teknis mencakup aspek vital kendaraan, mulai dari fungsi pengereman, kondisi ban, hingga kelengkapan administrasi jalan. Hal ini dilakukan agar tidak ada armada “nakal” atau tidak laik jalan yang beroperasi, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, menegaskan bahwa standar keselamatan penumpang dan publik adalah harga mati dalam mobilisasi massa sebesar ini.

“Kami ingin memastikan seluruh armada yang digunakan benar-benar dalam kondisi laik jalan dan pengemudi dalam keadaan sehat. Keselamatan penumpang adalah yang utama, sehingga ramp check dan pemeriksaan kesehatan ini wajib dilakukan sebelum keberangkatan,” ujar AKP Ade Andini.

Selain armada, faktor manusia (human error) menjadi perhatian serius. Tim Dokkes Polres Magetan melakukan skrining kesehatan menyeluruh terhadap para pengemudi untuk memastikan mereka bebas dari pengaruh obat-obatan berbahaya dan dalam kondisi fisik prima.

AKP Ade Andini juga menekankan pentingnya disiplin bagi para pengemudi bus agar tidak memaksakan diri saat kelelahan di perjalanan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh driver agar tetap disiplin berlalu lintas, tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau kurang sehat, serta selalu mengedepankan prinsip Kamseltibcarlantas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan memberikan rasa aman tidak hanya bagi wali santri, tetapi juga bagi masyarakat Magetan yang menggunakan akses jalan yang sama. Dengan memastikan bus dalam kondisi prima dan sopir yang sehat, potensi kemacetan akibat mogok atau kecelakaan di jalur mudik dapat ditekan secara signifikan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat umum untuk tetap waspada dan mendukung terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik santri ini berlangsung.(*)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru