Senin, Maret 23, 2026

Buy now

spot_img

PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Rp 25 Juta untuk Korban Kebakaran di Alas Sumbawa

SUMBAWA (BLOKJATIM.COM) – Musibah kebakaran hebat yang menghanguskan 30 rumah di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, memicu gelombang solidaritas. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan tunai senilai Rp 25.000.000 untuk meringankan beban warga terdampak pada Senin (23/3/2026).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan instruksi langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rahmad Hidayat, sebagai bentuk empati mendalam terhadap musibah yang menimpa warga di penghujung Maret ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyatakan bahwa kehadiran partai di tengah masyarakat merupakan amanah organisasi untuk selalu hadir saat rakyat mengalami kesulitan.

“Mungkin nilainya tidak seberapa dibanding kehilangan yang dialami warga, namun ini adalah wujud nyata kepedulian kami. Kami hadir atas arahan DPD PDI Perjuangan NTB untuk saudara-saudara di Desa Kalimango,” ujar Abdul Rafiq saat meninjau lokasi kebakaran.

Rafiq menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan untuk mengupayakan bantuan tambahan bagi warga terdampak di masa pemulihan nanti.

Mengingat masifnya dampak kerusakan, Abdul Rafiq mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk segera merumuskan langkah strategis rekonstruksi hunian warga. Ia mengusulkan skema sharing anggaran untuk memastikan setiap warga mendapatkan rumah layak huni kembali.

Beberapa poin strategis yang diusulkan antara lain dengan mengoptimalkan Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD Kabupaten. Mendorong sinergi anggaran antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta melibatkan Baznas melalui pola sharing anggaran agar standar biaya pembangunan rumah minimal Rp50 juta per unit dapat tercapai.

“Jika dilakukan secara kolektif antara APBD, Provinsi, dan Baznas, kualitas rumah yang dibangun akan lebih maksimal dan layak huni bagi para korban,” tambah Rafiq.

Selain bantuan logistik dan hunian, Rafiq memberikan catatan kritis terkait fasilitas penanggulangan bencana. Tercatat dalam satu bulan terakhir, telah terjadi tiga kali musibah kebakaran besar di Sumbawa (dua di Kecamatan Alas dan satu di Moyo Hilir) yang menghanguskan total 34 rumah.

Melihat tingginya frekuensi kejadian, PDI Perjuangan mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pengadaan atau penambahan unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang siaga di wilayah Kecamatan Alas.

“Respon cepat sangat bergantung pada ketersediaan armada. Kami berharap ada penambahan unit Damkar yang layak di Alas agar potensi kerugian akibat kebakaran di masa depan dapat diminimalisir,” tutupnya.(ton/red).

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru