MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Upaya cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dalam menyikapi kelesuan industri perunggasan mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Asosiasi Peternak Petelur Nasional (PPN) Magetan secara khusus memberikan apresiasi atas kebijakan proaktif pemerintah daerah yang dinilai hadir sebagai solusi konkret bagi peternak mandiri.
Ketua Pinsar Petelur Nasional, Surohman, menyampaikan bahwa di tengah tekanan biaya produksi yang tinggi dan ketidakpastian pasar nasional, respons cepat dari jajaran Pemkab Magetan memberikan angin segar bagi keberlangsungan usaha peternak lokal.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh Ibu Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir saat peternak rakyat membutuhkan dukungan,” ujar Surohman dalam forum dialog baru-baru ini.
Salah satu kebijakan yang paling disyukuri adalah instruksi Bupati kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Magetan untuk membeli telur langsung dari peternak lokal dengan harga yang layak. Langkah ini dinilai sangat efektif dalam membantu menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.
Selain itu, Pemkab Magetan juga melakukan terobosan melalui program bantuan pangan, seperti Program Sekolahan Peduli Gizi (SPPG). Menu telur yang sebelumnya hanya diberikan seminggu sekali, kini ditingkatkan frekuensinya menjadi tiga kali seminggu dengan kewajiban menyerap produksi asli dari peternak Magetan.
Surohman menilai, kebijakan menyerap produksi lokal untuk kebutuhan program pemerintah daerah adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap ekonomi kerakyatan. Hal ini dianggap sebagai solusi jangka pendek yang sangat menolong di tengah mahalnya harga pakan dan sulitnya mendapatkan bibit ayam (DOC).
“Langkah nyata seperti instruksi pembelian telur oleh ASN dan peningkatan menu telur di program pangan lokal adalah bukti nyata dukungan terhadap kami. Ini sangat membantu menstabilkan harga di tingkat peternak,” tambahnya.
Meski demikian, para peternak berharap kolaborasi harmonis ini dapat terus berlanjut. Mereka juga berharap Pemkab Magetan dapat membantu menjembatani aspirasi mereka ke pemerintah pusat terkait kebijakan strategis nasional, guna memastikan industri peternakan rakyat di daerah tetap tangguh dan berkelanjutan.(ton/red)

