MATARAM (BLOKJATIM.COM) – Nama Muhamad Haerudin MS atau yang akrab disapa Bung Heru kini menjadi salah satu figur sentral di dunia advokasi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai pendiri sekaligus Direktur Seniman Hukum Law Firm, ia dikenal luas karena pendekatan solutif dalam menangani perkara, dengan mengutamakan penyelesaian di luar ruang sidang.
Memasuki satu dekade karier profesionalnya, pria lulusan Universitas Mataram ini telah menangani spektrum kasus yang luas, mulai dari perkara perdata, korporasi, perizinan, hingga hukum keimigrasian. Rekam jejaknya yang solid dalam menjaga integritas membuat banyak pengusaha di NTB mempercayakan penanganan persoalan hukum mereka kepadanya.
Bagi Bung Heru, keberhasilan seorang advokat tidak sekadar diukur dari kemenangan di meja hijau. Ia meyakini bahwa efektivitas dalam menuntaskan sengketa justru terletak pada kemampuan mencari jalan keluar sebelum perkara memasuki tahap persidangan.
“Advokat yang baik adalah mereka yang mampu menyelesaikan masalah klien secara efektif. Banyak perkara yang justru lebih efisien jika diselesaikan melalui jalur non-litigasi,” ujar Bung Heru saat dihubungi di Mataram, Rabu (10/6/2026).
Prinsip tersebut ia terapkan dengan tetap menjaga integritas sebagai pilar utama. Bahkan, ia mengaku pernah menolak tawaran nominal fantastis dari pihak lawan karena dinilai bertentangan dengan kode etik profesi dan tanggung jawab kepada klien. Baginya, kepercayaan klien jauh lebih berharga daripada keuntungan materiil sesaat.
Sebelum mendirikan Seniman Hukum Law Firm, Bung Heru telah membangun fondasi karier yang kuat melalui berbagai organisasi. Ia tercatat pernah menjadi Direktur Mahnun Siddik Law Office, Ketua Yayasan LBH Galang Bulan, hingga aktif di LBH Reform.
Pengabdiannya tidak terbatas pada klien korporasi. Ia aktif memberikan bantuan hukum cuma-cuma melalui klinik hukum, sosialisasi kesadaran hukum, hingga pendampingan advokasi untuk perlindungan perempuan. Di era digital, Bung Heru juga proaktif memanfaatkan media sosial untuk memberikan edukasi dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat luas.
Di balik kesibukan hukumnya, Bung Heru juga aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga. Ia menjabat sebagai Ketua Organisasi Olahraga Domino (Orado) Lombok Tengah, sebuah cabang olahraga yang kini bernaung di bawah KONI.
Menutup perbincangan, ia memberikan pesan bagi para advokat muda agar selalu kreatif dalam merumuskan strategi hukum. Ia menekankan pentingnya persiapan matang sebelum menerima kuasa.
“Pesan saya untuk advokat muda, sebelum menangani perkara harus punya seribu solusi. Jangan sampai stagnan, karena kebuntuan strategi dapat merugikan kepentingan klien,” pungkasnya.(ton/red)

