MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai memetakan arah kebijakan daerah untuk tahun 2027. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Pendapa Surya Graha, Kamis (26/3/2026), Pemkab menekankan pada penguatan pondasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang inklusif.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, dalam forum tersebut menegaskan bahwa visi besar tahun 2027 adalah “Penguatan Infrastruktur Ekonomi untuk Peningkatan Kesejahteraan yang Merata”. Visi ini di breakdown ke dalam tujuh pilar strategis yang saling berkaitan. Fokus pertama dimulai dari penciptaan SDM yang handal dan berdaya saing, yang kemudian didukung dengan penguatan sektor pertanian serta UMKM sebagai komoditas unggulan daerah.
Selain itu, reformasi birokrasi yang profesional dan responsif menjadi kunci agar layanan publik tetap optimal. Dari sisi sosial, Pemerintah Kabupaten berkomitmen pada pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan, perluasan lapangan kerja, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata untuk menarik investasi. Penutupan kesenjangan wilayah juga terus dikejar melalui pembangunan infrastruktur yang merata demi menciptakan kehidupan masyarakat Magetan yang lebih harmonis.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh hanya di atas kertas. Harus berbasis data dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan, mulai dari stunting hingga pemerataan layanan publik,” tegas Bupati Nanik dalam sambutannya.
Rangkaian Musrenbang ini juga menjadi panggung peluncuran inovasi kesehatan terbaru, yakni Anting Emas 2.0. Program ini diproyeksikan menjadi pendobrak dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Magetan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama terkait penurunan angka stunting serta penyerahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dari pimpinan DPRD Magetan.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, para kepala perangkat daerah, hingga unsur akademisi. Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan mampu menciptakan sinergi lintas sektoral agar arah pembangunan Magetan tahun 2027 menjadi lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.(ton/red)

