Sabtu, April 18, 2026

Buy now

spot_img

Gandeng Dokter Medsos, PSMTI Magetan Gelar Pengobatan Gratis dan Berbagi Sembako

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan. Berkolaborasi dengan komunitas Dokter Medis Sosial (Medsos), organisasi ini menggelar aksi bakti sosial (baksos) terpadu yang menyasar warga Desa Terung, Kecamatan Panekan, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan cuma-cuma, tetapi juga penyaluran bantuan logistik bagi keluarga prasejahtera di wilayah tersebut.

Ketua PSMTI Magetan, Ayu Nilawati, menegaskan bahwa aksi ini bukanlah agenda sekali jalan. Menurutnya, baksos ini merupakan bagian dari program kerja bulanan yang konsisten dilaksanakan setiap pekan ketiga.

“Ini adalah wujud nyata pengabdian kami kepada masyarakat. Hari ini, selain pengobatan gratis, kami mendistribusikan 112 paket sembako, kacamata, hingga pemenuhan gizi berupa susu anak,” ujar Ayu di sela-sela kegiatan.

Ayu juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin mengusulkan lokasi baksos selanjutnya. PSMTI menyatakan kesiapannya untuk menambah frekuensi kegiatan jika animo dan kebutuhan masyarakat meningkat. Selain sembako, organisasi ini juga menyediakan bantuan kursi roda melalui sistem verifikasi lapangan agar bantuan tepat sasaran.

Dari sisi medis, pemeriksaan kesehatan kali ini mengungkap fakta yang cukup mengejutkan. dr. Sostenes Victoris, dokter umum dari Klinik Ghatotkacha Madiun yang turut bertugas, mencatat adanya tren gangguan kesehatan tertentu pada warga setempat.

Hasil screening menunjukkan bahwa mayoritas pasien yang hadir mengidap hipertensi. Mirisnya, banyak warga yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi.

Temuan Medis, sekitar 80% warga yang diperiksa terdeteksi hipertensi. Langkah Penanganan: Pemberian obat-obatan, edukasi gaya hidup sehat, dan arahan untuk rutin kontrol ke faskes terdekat.

“Hipertensi seringkali tanpa gejala. Melalui baksos ini, kami melakukan deteksi dini sekaligus memberikan pemahaman kepada warga akan pentingnya menjaga tekanan darah,” jelas dr. Sostenes.

Melalui inisiatif ini, PSMTI Magetan berharap dapat memberikan dampak instan bagi kualitas kesehatan masyarakat pedesaan. Lebih dari sekadar bantuan fisik, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh rajutan solidaritas dan kepedulian sosial di Bumi Mageti.

Dengan pendekatan jemput bola seperti ini, kendala akses kesehatan bagi warga di pelosok kecamatan diharapkan dapat perlahan teratasi.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru