MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Demi mewujudkan proses penjaringan yang bersih dan akuntabel, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidowayah dan Pemdes Jabung di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, menggelar seleksi perangkat desa menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ujian berbasis digital ini dilaksanakan dengan menggandeng SMK Pancabakti Magetan sebagai penguji independen pada Sabtu (11/7/2026).
Langkah strategis ini sengaja diambil oleh kedua pemdes guna menepis kecurigaan publik dan memastikan bahwa calon yang terpilih memiliki kompetensi yang mumpuni di era digital.
Kepala Desa Sidowayah, Drs. Suyatno, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian ujian berjalan dengan tertib dan kondusif berkat soliditas panitia serta profesionalisme pihak ketiga. Dalam seleksi kali ini, Ahmad Baidowi berhasil keluar sebagai peserta dengan nilai tertinggi dan berhak mengisi formasi yang kosong.
“Kami sengaja melibatkan pihak ketiga agar ujian CAT ini benar-benar objektif dan dipercaya masyarakat. Hasilnya pun transparan tanpa ada ruang untuk kecurigaan,” ujar Suyatno usai memantau pelaksanaan ujian.
Suyatno juga menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi perangkat desa baru. Menurutnya, tantangan birokrasi tingkat desa saat ini menuntut kemampuan administrasi yang dinamis dan penguasaan teknologi informasi.
Di lokasi yang sama, Pemdes Jabung juga memanfaatkan fasilitas CAT untuk menyaring calon Kepala Urusan (Kaur) Keuangan. Formasi tunggal ini menarik minat 11 peserta, di mana dua di antaranya merupakan warga luar daerah, yakni dari Kabupaten Tegal dan Grobogan, Jawa Tengah.
Kepala Desa Jabung, Wito, mengonfirmasi bahwa seluruh peserta berhasil melewati ambang batas pada ujian komputer tahap pertama.
“Keterlibatan penguji eksternal adalah komitmen kami untuk menghadirkan seleksi yang terbuka lebar. Kami berharap figur yang terpilih nantinya mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal dan profesional bagi warga Jabung,” pungkas Wito.(ton/red)

