MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Sudah hampir satu bulan berlalu kasus pembobolan yang menyasar Kantor Bagian Hukum dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan bergulir. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum juga berhasil meringkus pelaku. Lambatnya penanganan kasus ini mulai memicu pertanyaan dan menjadi buah bibir di tengah masyarakat.
Peristiwa pencurian yang terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026 lalu tersebut mengakibatkan 7 unit laptop yang berisi data-data penting milik Pemkab Magetan raib digondol maling. Padahal, aksi nekat pelaku sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan sempat viral di media sosial.
Masyarakat menyayangkan belum adanya titik terang, mengingat rekaman monitor CCTV memperlihatkan wajah pelaku dengan sangat jelas.
Ketidakpastian hukum ini memicu berbagai spekulasi liar di kalangan warga. Dalam obrolan santai di salah satu warung kopi, masyarakat mulai mempertanyakan kinerja aparat dan motif di balik pencurian data pemerintahan tersebut.
“Padahal jelas ya wajahnya (di CCTV), kok sampai sekarang belum tertangkap? Pelaku pembobol supermarket lintas kota saja bisa ketangkap cepat, masak yang ini belum, ada apa?,” ujar Sugeng, warga Kecamatan Panekan, Sabtu (11/7/2026).
Senada dengan Sugeng, warga lainnya Andri, juga mencurigai adanya urgensi lain di balik hilangnya laptop-laptop tersebut. Ia khawatir ada motif yang lebih besar ketimbang sekadar pencurian perangkat elektronik biasa.
“Jangan-jangan yang diincar data penting, seperti data Pokir (Pokok Pikiran) yang lagi berproses atau lainnya. Tapi kok ada berita katanya datanya sudah dipulihkan,” sahut Andri heran.
Misteri pembobolan di jantung pemerintahan Kabupaten Magetan ini benar-benar ditunggu kelanjutannya oleh publik. Kini, bola panas berada di tangan penyidik Polres Magetan untuk segera membuka tabir kasus ini.
Masyarakat mendesak agar Korps Bhayangkara bergerak lebih cepat demi menjaga situasi kamtibmas dan membuktikan bahwa hukum tidak tumpul, terlebih bukti petunjuk seperti rekaman CCTV sudah sangat kuat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Magetan masih menunggu rilis resmi dari Polres Magetan terkait siapa dalang di balik aksi ini, apa motif sebenarnya, dan ke mana hilangnya 7 laptop aset negara tersebut agar spekulasi negatif tidak semakin menggelinding liar di publik.(ton/red)

