Jumat, Juni 19, 2026

Buy now

spot_img

Gandeng Akademisi Unmer, Pemdes Getasanyar Magetan Resmi Lantik Dua Perangkat Desa Baru

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Pemerintah Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan resmi mengisi kekosongan jabatan perangkat desanya. Dua figur baru yang terpilih melalui seleksi terbuka berbasis komputer (CBT) tersebut resmi mengambil sumpah jabatan pada Jumat (19/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Getasanyar, Rochim Angga, menyebutkan bahwa pengisian ini menyasar posisi Kasi Pemerintahan dan Kamituwo Panjang. Keduanya merupakan jabatan krusial yang selama ini kosong dan sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan roda pemerintahan desa.

“Alhamdulillah, proses pengisian untuk Kasi Pemerintahan dan Kamituwo Panjang sudah selesai dengan terpilihnya dua figur terbaik,” kata Rochim.

Rochim merinci, kursi Kasi Pemerintahan kini diduduki oleh Fajar, warga asli Desa Getasanyar yang berhasil meraih skor tertinggi. Sementara itu, jabatan Kamituwo Panjang diisi oleh peserta dari luar daerah yang saat ini telah mengurus administrasi kependudukan dan resmi menjadi warga setempat sesuai regulasi yang berlaku.

Kompetisi dalam perebutan kursi perangkat desa ini tergolong sengit. Pada formasi Kasi Pemerintahan, ada sembilan kandidat yang bersaing. Sedangkan untuk posisi Kamituwo Panjang, dari empat pendaftar yang ada, satu orang dinyatakan gugur karena tidak menghadiri sesi ujian.

Guna menjamin transparansi dan mencegah kecurangan, pihak panitia menggandeng akademisi dari Universitas Merdeka (Unmer). Sistem ujiannya pun memanfaatkan teknologi Computer Based Test (CBT), di mana tiap peserta menerima bank soal yang diacak secara sistem.

“Kami menggandeng tim dari Unmer untuk menjaga objektivitas. Lewat sistem CBT dan soal yang diacak pada masing-masing komputer, potensi kecurangan bisa ditekan sekecil mungkin,” imbuh Rochim.

Prosesi pelantikan ini juga dihadiri oleh keterwakilan masyarakat luas, mulai dari jajaran RT, RW, penggerak PKK, Linmas, hingga tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Di akhir penjelasannya, Rochim menekankan pentingnya integritas kerja bagi para perangkat desa baru. Menukil instruksi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Magetan, ia meminta mereka langsung tancap gas dalam melayani warga.

“Harapan kami, perangkat desa yang baru dilantik ini bisa segera beradaptasi, bekerja total, dan menghadirkan pelayanan prima yang merangkul seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru