Minggu, Mei 3, 2026

Buy now

spot_img

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian di Balik Tragedi Jatuhnya Bocah 7 Tahun di RS Hermina Madiun

MADIUN (BLOKJATIM.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota kini tengah mendalami kasus tragis yang menimpa bocah laki-laki berusia 7 tahun di RS Hermina Madiun. Korban yang merupakan warga Balerejo tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah terjatuh dari area balkon rumah sakit pada Rabu (29/4/2026).

Penyelidikan intensif dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian, baik dari pihak pengawas maupun manajemen rumah sakit, terkait standar keamanan gedung.

Insiden bermula saat korban baru saja menyelesaikan sesi terapi di Klinik Tumbuh Kembang rumah sakit yang berlokasi di Jalan Ring Road Barat tersebut. Pasca-terapi, korban diduga lepas dari pengawasan hingga ditemukan warga tergeletak tak sadarkan diri di area parkir sisi utara.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi, mengonfirmasi bahwa tim identifikasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memetakan titik jatuh korban.

“Kami mengonfirmasi adanya laporan masyarakat terkait korban yang ditemukan di area parkir. Indikasi kuat menunjukkan korban terjatuh dari lantai atas, namun titik pastinya masih kami sinkronkan dengan bukti lapangan,” ujar AKP Agus, Jumat (1/5/2026).

Berdasarkan pemeriksaan fisik, korban mengalami luka berat di beberapa bagian vital, wajah dan kepala mengalami memar serius. Selain itu, juga terdapat luka pada bagian tangan dan area perut.

Meski sempat mendapatkan perawatan darurat di ruang ICU, nyawa korban tidak tertolong. Ia dinyatakan wafat pada Kamis pagi (30/4/2026) pukul 07.53 WIB.

Saat ini, pihak kepolisian sedang mengumpulkan teka-teki kronologi melalui pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV). Fokus utama penyidik adalah menelusuri bagaimana korban bisa mengakses area berbahaya dan sejauh mana pengawasan yang dilakukan saat itu.

“Seluruh rangkaian peristiwa sedang kami dalami secara utuh. Kami juga meninjau aspek pengawasan di lokasi untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini,” tutup AKP Agus.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru