Rabu, Juni 17, 2026

Buy now

spot_img

Listrik Padam di Desa Milangasri dan Sekitarnya, Warga dan Pengusaha Keluhkan Minimnya Sosialisasi PLN

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Sejumlah warga dan pelaku usaha di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada Rabu (17/6/2026). Pemadaman yang berlangsung sejak siang hari tersebut dinilai mengganggu produktivitas warga karena minimnya pemberitahuan resmi dari pihak PT PLN (Persero).

Aktivitas bisnis di sekitar desa tersebut praktis lumpuh. Para pengusaha yang menggantungkan operasionalnya pada aliran listrik terpaksa menghentikan kegiatan produksi. Kekecewaan tak terbendung, mengingat tidak ada antisipasi yang bisa dilakukan pelaku usaha akibat ketiadaan informasi awal.

“PLN bongko neh (PLN mati lagi),” ujar salah seorang pengusaha lokal dengan nada kesal saat ditemui di lokasi, Rabu (17/6/2026).

Keluhan senada juga datang dari warga sipil. Muhamad, salah seorang warga setempat, mengaku aktivitas istirahat siangnya terganggu karena suhu udara yang panas tanpa dukungan kipas angin atau pendingin ruangan.

Menurut Muhamad, PLN seharusnya lebih transparan dan komunikatif. Ia berharap pihak PLN memaksimalkan kanal media sosial atau perangkat desa untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat, baik terkait pemeliharaan rutin maupun kerusakan mendadak.

“Harusnya ada pengumuman. Kalau ada kerusakan mendadak pun, bisa ada pemberitahuan lewat media sosial supaya masyarakat tahu kenapa listrik padam dan berapa lama estimasi perbaikannya,” tegas Muhamad.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi atau surat edaran tertulis yang dirilis oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Magetan terkait pemadaman di Desa Milangasri hari ini.

Namun, saat dikonfirmasi, salah satu petugas lapangan PLN membenarkan adanya kegiatan teknis di wilayah tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan karena adanya proses penyeimbangan beban listrik.

“Ada penyeimbangan beban listrik, memang lama mas,” ujar petugas tersebut singkat melalui pesan singkat saat dihubungi.

Hingga saat ini, warga masih menanti normalisasi aliran listrik dan berharap pihak PLN dapat meningkatkan layanan komunikasi kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di kemudian hari.(ton/red).

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru