MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memberdayakan masyarakat tingkat bawah mulai menampakkan hasil. Program unggulan Dana Guyub Rukun sebesar Rp3 juta per RT kini resmi dikucurkan dan diserap langsung oleh warga, salah satunya di Desa Wates, Kecamatan Panekan.
Di Desa Wates, tercatat ada 15 RT yang menerima alokasi dana tersebut. Penggunaan anggaran sepenuhnya diserahkan kepada hasil musyawarah warga untuk menjawab kebutuhan riil di lingkungan masing-masing.
Salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ini terlihat di lingkungan RT 04 RW 01 Desa Wates. Ketua RT 04 RW 01, Marsono, membeberkan bahwa alokasi anggaran dibagikan secara proporsional berdasarkan kesepakatan bersama.
“Dari total Rp3 juta, sebanyak Rp1 juta dialokasikan untuk menyokong operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Sedangkan sisa Rp2 juta dimaksimalkan untuk pembenahan infrastruktur di RT kami,” terang Marsono.
Dana sebesar Rp2 juta yang dialokasikan untuk pembangunan fisik dimanfaatkan warga untuk pembuatan berm atau cor bahu jalan di sisi kiri dan kanan. Selain itu, sebagian material juga digunakan untuk merampungkan pembuatan taman di samping pos ronda/posko RT.
Uniknya, pengerjaan fasilitas publik ini dilakukan secara swadaya melalui aksi kerja bakti warga pada malam hari. Hal tersebut disesuaikan dengan rutinitas sebagian besar penduduk yang bekerja di siang hari.
“Proses pengerjaan dilakukan gotong royong, biasanya malam hari. Alhamdulillah, saat ini fisik bangunan sudah berdiri dan tinggal tahap penyelesaian akhir,” tambah Marsono.
Menanggapi dinamika yang terjadi saat penyaluran, Marsono menegaskan bahwa seluruh poin penggunaan anggaran telah melewati proses diskusi yang transparan. Perbedaan pendapat sempat muncul, namun dapat diselesaikan melalui ruang dialog.
“Namanya musyawarah tentu ada pro dan kontra di awal. Namun setelah diberikan pemahaman, mayoritas warga sepakat. Keputusan ini murni hasil mufakat, tanpa ada unsur pemaksaan dari pihak manapun,” imbuhnya.
Program Dana Guyub Rukun sendiri merupakan salah satu janji politik Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro. Program ini dirancang untuk menstimulus kemandirian warga dalam merawat lingkungan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di tingkat RT.(ton/red)

