Kamis, Juli 30, 2026

spot_img

Multiplier Effect PSDKU UNESA: Dari Kos-kosan Hingga UMKM Magetan Menggeliat

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Kehadiran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 di Kecamatan Maospati terbukti tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga memicu lonjakan aktivitas ekonomi lokal. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta jasa properti menjadi bisnis yang paling diuntungkan dari kehadiran para mahasiswa.

Merujuk pada data lapangan sepanjang 2026, permintaan hunian sewa di kawasan Maospati melonjak tajam. Jumlah rumah kos tercatat naik dari 143 unit pada tahun sebelumnya menjadi 184 unit. Kapasitas kamar kos yang tersedia pun ikut bertambah pesat, dari 1.235 kamar menjadi 1.452 kamar.

Geliat serupa menjangkiti sektor kuliner dan jasa penunjang harian. Jumlah rumah makan tumbuh dari 94 menjadi 125 unit, sementara para pedagang kaki lima (PKL) bertambah dari 203 menjadi 238 unit. Usaha pendukung seperti binatu (laundry) hingga pedagang bahan pangan juga mencatatkan tren kenaikan positif.

Dampak ekonomi paling signifikan terlihat di Kelurahan Mranggen, area yang menjadi penyangga utama PSDKU UNESA 5. Di wilayah ini, jumlah rumah kos melonjak hampir dua kali lipat, dari 32 unit menjadi 63 unit, dengan total kapasitas mencapai 380 kamar dari yang sebelumnya hanya 199 kamar. Sektor penyedia makanan di Mranggen pun meroket drastis dari 4 unit usaha menjadi 20 unit rumah makan.

Aktivitas ribuan mahasiswa dari luar daerah ini secara langsung memutar roda perekonomian warga, membuka peluang lapangan kerja baru, serta menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.

Melihat keberhasilan di Maospati, rencana perluasan fasilitas PSDKU UNESA ke kawasan pusat Kota Magetan diprediksi bakal membawa dampak ekonomi yang jauh lebih masif. Kawasan perkotaan dinilai memiliki keunggulan berupa aksesibilitas yang matang, kepadatan aktivitas masyarakat, serta ekosistem perdagangan yang sudah terbentuk.

Pengembangan kampus di jantung kota diyakini bakal mendorong potensi bisnis baru, antara lain:

Properti dan Hunian: Meningkatnya kebutuhan kos, kontrakan, serta nilai investasi tanah dan bangunan.

Sektor Jasa & Komersial: Pertumbuhan kafe, tempat fotokopi, alat tulis kantor (ATK), hingga peningkatan transaksi di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.

Pariwisata & Perhotelan: Kenaikan tingkat hunian (occupancy rate) hotel dan penginapan seiring meningkatnya kunjungan wali mahasiswa atau tamu kampus.

Wacana penambahan fasilitas PSDKU UNESA di pusat Kota Magetan bukan sekadar investasi jangka panjang di bidang akademis, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi Magetan sebagai salah satu hub kota pendidikan di wilayah barat Jawa Timur.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru