Kamis, Juli 2, 2026

spot_img

Akhir Penantian! Ini Daftar Pemenang Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada NTB 2026

MATARAM (BLOKJATIM.COM) – Rangkaian kompetisi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 resmi mencapai puncaknya. Berbeda dengan cabang olahraga konvensional yang mengandalkan skor fisik dan catatan waktu, penentu jawara di bidang adu gagasan dan visual menjadi momen yang paling mendebarkan.

Panitia resmi mengumumkan daftar pemenang Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi Porwada NTB 2026 di Mataram pada Kamis, 2 Juli 2026. Kompetisi ini bukan sekadar perebutan medali, melainkan menjadi perebutan “golden ticket” bagi para jurnalis terbaik NTB untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027.

Koordinator Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada NTB, H. Rudi Hidayat, menjelaskan bahwa seluruh karya yang masuk telah melewati proses kurasi dan penilaian yang sangat ketat. Pihaknya melibatkan juri-juri kompeten yang memiliki rekam jejak kuat di industri media, komunikasi, dan fotografi profesional.

“Masukan dari dewan juri sangat jelas: jangan cepat puas. Ini baru langkah awal. Sebelum kita berangkat menuju Porwanas Lampung, kemampuan para pemenang harus terus diasah agar kualitas karya semakin matang dan mampu bersaing ketat di level nasional,” ujar H. Rudi, Kamis (2/7/2026).

Ajang ini berhasil menarik antusiasme yang cukup tinggi dari kalangan pers lokal. Tercatat sebanyak 17 wartawan bertanding di kategori karya jurnalistik, sementara 5 fotografer jurnalis bersaing di kategori fotografi.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas kompetisi, dewan juri yang dihadirkan bukan merupakan sosok sembarangan. Di lini karya jurnalistik, penilaian digawangi oleh mantan jurnalis MBM Sinar Nurdin Rangga Barani, Anggota DPRD NTB Akdiansyah S.H.I, serta Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto.

Bambang Mei Finarwanto, yang akrab disapa Didu, menekankan bahwa sebuah karya jurnalistik yang unggul wajib memiliki kekuatan perspektif, bukan sekadar kepiawaian dalam merangkai kata-kata.

“Jurnalisme yang berkualitas itu tidak boleh berhenti pada visualisasi peristiwa saja. Ia harus mampu menghadirkan konteks, kedalaman data, serta memberikan pengalaman utuh bagi pembaca. Kompetisi ini adalah ruang inkubasi dan latihan yang sangat krusial bagi wartawan,” tegas Didu.

Sementara itu, di sektor fotografi, penilaian dilakukan oleh fotografer profesional Ferry Gunawan, jurnalis senior sekaligus Ketua JMSI NTB H. Boy Mashudi, serta Komisioner KIP NTB yang juga Ketua Infokomdigi MUI NTB, Ustaz Suaeb Qury.

Ferry Gunawan menambahkan, indikator utama foto jurnalistik terbaik adalah kemampuan visual tersebut dalam menyampaikan narasi tanpa kata. “Foto yang bagus adalah foto yang bisa ‘berbicara’. Begitu publik melihatnya, mereka bisa langsung menangkap emosi, atmosfer, dan pesan kuat di dalam bingkai tersebut,” jelasnya.

Berikut adalah daftar jurnalis dan fotografer yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam berbagai sub-kategori yang dipertandingkan:

1. Kategori Karya Jurnalistik

Kategori ini dinilai berdasarkan orisinalitas ide, kedalaman investigasi/liputan, kesesuaian tema, serta kepatuhan terhadap kaidah kebahasaan (EYD). Mata Lomba Juara I Juara II Juara III. TV Porwada Aris Munandar Yoni Ariadi. Feature Porwada Lalu Habib Fajar. Feature Olahraga Saudi Khaeruddin. Feature Wisata Loang Balok M. Nasrullah.Medsos Porwada Ratna Dewi.(ton/red)

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru