Senin, Agustus 31, 2026

spot_img

Fasilitas Rakyat Sudah Lunas, Kapan Suara Kritis DPRD Magetan Menggema?

MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Fasilitas memadai dan tunjangan yang dinikmati anggota DPRD Magetan bukanlah hadiah tanpa syarat, melainkan kompensasi dari keringat rakyat agar mereka bekerja maksimal.

Sayangnya, kenyamanan ini seringkali tidak sejalan dengan keberanian mereka untuk bersuara di ruang publik. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan wajib menjadi garda terdepan dalam memberikan pencerahan, bukan justru berlindung di balik zona nyaman ketika terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat.

Setiap anggota telah ditempatkan di komisi spesifik sesuai bidangnya, sehingga mereka memiliki wewenang penuh untuk membedah setiap masalah daerah. Ketika muncul polemik terkait infrastruktur, kesehatan, atau kebijakan anggaran, anggota komisi terkait harus berani tampil memberikan edukasi dan klarifikasi yang objektif.

Sikap bungkam dari wakil rakyat hanya akan membiarkan masyarakat tenggelam dalam asumsi liar dan disinformasi yang merusak nalar kritis publik yang berujung konflik dan fitnah.

Sudah saatnya DPRD Magetan berhenti menjadi penonton pasif atas berbagai dinamika di daerah pemilihannya. Keberanian berbicara sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing komisi adalah bentuk pertanggungjawaban moral yang mutlak.

Rakyat Magetan telah memberikan fasilitas yang lebih dari cukup; kini giliran para wakil dewan membayar lunas privilese tersebut dengan suara yang mencerdaskan, mereduksi kebingungan, dan benar-benar hadir sebagai pelurus informasi yang terpercaya.(ton/red)

Penulis : Kang Rudi (Rugos) salah satu Aktivis Kabupaten Magetan.

Related Articles

- Advertisement -

Terbaru