MAGETAN (BLOKJATIM.COM) – Kemeriahan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia begitu terasa di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/8/2026). Ribuan warga antusias memadati jalanan untuk menyaksikan gelaran Karnaval Kemerdekaan yang melibatkan sekitar 2.300 personel dari berbagai elemen masyarakat.
Camat Kawedanan, Mahesa Kurniawan Fadli, S.IP., M.Hum., mengungkapkan bahwa agenda karnaval ini merupakan tradisi tahunan yang terus dijaga untuk memupuk jiwa patriotisme.
“Karnaval ini wujud ekspresi kegembiraan masyarakat. Pemerintah hanya memfasilitasi. Kita sekarang tidak ikut berjuang berdarah-darah atau mengorbankan harta benda seperti pahlawan dulu, tetapi kita mengisi kemerdekaan dengan ikut meramaikan dan sedikit berpanas-panasan sebagai bentuk rasa nasionalisme,” ujar Mahesa.
Meski beberapa sekolah berhalangan hadir karena kendala internal dan belum adanya kesepakatan dengan wali murid, kemeriahan karnaval tidak berkurang. SMAN 1 Kawedanan menjadi salah satu penyumbang peserta terbesar dengan menerjunkan sekitar 800 siswanya.

Tak hanya jajaran pendidikan, parade ini juga didukung penuh oleh, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Kawedanan. Kelompok Tani (termasuk partisipasi kelompok tani dari luar kecamatan).Perwakilan Karang Taruna & Masyarakat Desa, serta tiga kelurahan di Kawedanan yang hadir penuh dalam kegiatan.
Didampingi oleh Sekcam Agus Dwi Aryanto, S.sos, Camat Mahesa menjeladkan bahwa kesuksesan acara ini merupakan buah kolaborasi lintas pihak, mulai dari jajaran Kecamatan, Polsek, Koramil, BKAD, K3S, hingga Karang Taruna Kecamatan.
“Dukungan sarana prasarana juga mengalir dari organisasi kemasyarakatan, salah satunya PC Muhammadiyah yang memfasilitasi tempat dan peranti sound system,” imbuhnya.
Menurutnya, penyelenggaraan karnaval ini merupakan puncak rangkaian kegiatan di tingkat kecamatan yang sebelumnya telah diawali dengan berbagai lomba permainan rakyat, gerak jalan, dan upacara bendera. Setelah agenda kecamatan usai, kemeriahan HUT ke-81 RI akan dilanjutkan melalui kegiatan mandiri di masing-masing desa yang tentunya juga akan dilaksanakan secara meriah sesuai dengan kreativitas masyarakat desa masing-masing.(ton/red)

